Jelang Wisuda Periode I Wilayah 3, UT Gelar Seminar Bertajuk Entrepreneurship di Era 4.0

Universitas Terbuka (UT) menyelenggarakan Seminar Wisuda yang merupakan bagian dari rangkaian acara Wisuda Periode I Wilayah 3 pada hari Selasa (27/11/2018). Seminar yang bertajuk “Entrepreneurship bagi Pendidik di Era Indonesia 4.0” resmi dibuka oleh Rektor UT Prof. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC), Tangerang Selatan, Senin (26/11/2018). Rektor UT menyampaikan rasa bangga kepada calon wisudawan yang sudah menyelesaikan perkuliahannya di UT dengan sistem pembelajaran jarak jauh.

Dalam sambutannya, Rektor UT menjelaskan bahwa UT berkembang menjadi perguruan tinggi modern dengan pengalaman 34 tahun dalam menyediakan Pendidikan Tinggi Terbuka Jarak Jauh (PTTJJ). Ia berharap agar UT terus berperan serta dalam meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) pada masyarakat Indonesia, serta ia berharap dapat mencapai satu juta mahasiswa seperti yang ditargetkan oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir dengan tetap mempertahankan mutu dan kualitas pembelajaran serta pendidikan di UT.

Disela acara seminar wisuda, penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan antara Rektor UT dengan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Eddy Ganefo yang disaksikan oleh Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Prof. Drs. Udan Kusmawan, M.A., Ph.D. Serta, serah terima MoU antara UT dengan Pengurus Pusat Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia – Persatuan Guru Republik Indonesia (PP IGTKI-PGRI) Hj. Farida Yusuf, M.Pd. yang telah ditandatangani pada 6 Agustus 2018. MoU ini berkaitan dengan Program Peningkatan Kualitas Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Acara dilanjut dengan seminar yang disampaikan oleh pembicara utama Eddy Ganefo yang dimoderatori oleh Dr. Maximus Gorky Sembiring, M.Sc. Di era revolusi industri 4.0, zaman berkembang dan berubah semakin pesat yang didukung oleh perkembangan teknologi. Eddy Ganefo berpesan bahwa masyarakat harus mampu memanfaatkan teknologi digital dengan bijak dan tetap memacu produktivitas. Melalui teknologi digital, masyarakat dapat memanfaatkan peluang dan keuntungan dengan mempromosikan produk/jasa lebih mudah, efektif dan efisien.